Pulau Tidung

Bagi anda para petualang nusantara yang sedang mapping schedule liburan, dan ternyata memutuskan untuk berwisata ke pulau tidung. Tidak ada salahnya anda mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan wisata pulau tidung, berikut informasinya:

Kelebihan Wisata Pulau Tidung

  • Biayanya relatif murah
  • Banyak jasa travel yang meyediakan paket wisata, klik disini untuk tips memilih jasa travel ke pulau tidung
  • Lautnya masih asri dan biru (Karangnya bagus, ikan-ikannya berwarna warni)
  • Harga makanan dan jajanan yang murah
  • Banyak ikannya, sangat cocok bagi anda yang punya hobi mancing. Sangat direkomendasikan untuk anda yang ingin wisata ke sana untuk membawa pancingan. Dan jika anda yang cukup bermodal anda bisa menyewa perahu nelayan disana dari yang kecil hingga sedang dengan biaya sekitar 250.000-500.000/perahu. Biasanya harga tersebut akan anda dapatkan jika anda ingin memancing tengah malam di tengah laut. Untuk berapa jam lamanya, pada dasarnya tergantung anda menyediakan kopi/atau makanan untuk nelayan yang menemani anda dikapal
  • Dan masih banyak lagi lainnya

Kekurangan Wisata Pulau Tidung

  • Harus rela melawati daerah yang bau untuk pergi kesana, karena belum punya dermaga khusus untuk ke pulau tidung, berdoa saja semoga gubernur Jokowi atau gubernur DKI Jakarta lainnya ada yang peduli dengan pulau tidung
  • Anda harus rela memarkirkan kendaraaan anda di muara angke yang sangat bau amis, dengan biaya ongkos parkir oleh petugas disana yaitu Rp 50.000/mobil pada tahun 2013 akhir, dan mudah-mudahan tidak naik ditahun berikutknya
  • Anda akan cukup was-was pada saat menuju kepulau tidung, woww sereemm..!! karena dari muara angke ke pulai tidung anda hanya bisa menggunakan perahu nelayan, yang notabanenya perahunya ala kadarnya, tidak bisa jalan cepat, goyang jika di hantam ombak besar, dan umur perahunya cukup tua. Mudah-mudahan kedepanya akan ada transportasi kapal laut yang memadai dan aman seperti di pelabuhan merak.
  • Karena tempat wisata Pulau yang baru di kelola sekitar 3 tahunan, sehingga masih banyak kekurangan disana-sini, seperti fasilitas, akses, dan wahana hiburan yang masih belum variatif.¬†Air juga menjadi kendala di Pulau Tidung, bukan volumenya melainkan rasanya yang Payau dan sedikit berlendir.

Cara mengatasinya:

Untuk menangani masalah ini kita harus berperan aktif, mulai dari pemerintah dan masyarakatnya dengan menjaga kondisi lingkungan dan membuat peraturan yang harus dipatuhi berdasarkan sanksi-sanksi yang sudah ditetapkan agar lingkungan dan kondisi di Pulau Tidung maupun Pulau Seribu tetap terjaga.

Iklan